-->
  • Peduli Bencana Kemanusiaan

    Memberikan bantuan berupa medis, bantuan gizi, tenaga pun juga barang-barang yang dibutuhkan oleh korban Bencana.

  • Khitan Massal Gratis

    Program Sosial Kesehatan yang dilaksanakan setahun sekali pada masa liburan anak sekolah.

  • Pelatihan Wira Usaha untuk Yatim

    Pembelajaran wirausaha kepada anak-anak yatim/anak-anak asuh Yayasan Suara Hati untuk melatih kemandirian dan menghidupkan jiwa entrepreneur

  • Pos Mudik Sehat

    Pemeriksaan gratis untuk para pemudik di terminal Purabaya Bungurasih

  • Tadabur Alam

    Belajar di alam untuk mengenalkan dan menghayati alam semesta kepada santri Suara Hati...

  • Rahmati

    Kegiatan medis keliling ke Panti Asuhan dan Pesantren se Jatim...

  • Si Diya

    Pemberian Subsidi untuk Yatim dan Dhuafa setiap bulan, untuk membantu biaya sekolah, baik uang saku maupun yang lainnya...

Tampilkan postingan dengan label Anak Asuh Stay Asrama. Tampilkan semua postingan

Cita-citaku menjadi Seorang Dokter






              “Cita-citaku menjadi Seorang Dokter…”

Itulah kalimat yang meluncur dari bibir mungil Muhammad Alfan Nasirin, penghuni baruPanti Asuhan Suara Hati (PASH)yang masuk pada tanggal 12 Februari 2016 lalu. Alfan, begitu dia biasa disapa baru berusia lima tahun dan saat ini sedang belajar di PG/TK Ar- Rahman yang berlokasi di Perum Puri Maharani, tidak jauh dari Asrama PASH.Alfan memang tampak masih sangat kecil dan menggemaskan,namun dibalik sosoknya yang imut itu,Alfan adalah anak yang sangat mandiri. Berawal saat kepergian sang ayah menghadap Allah SWT tiga tahun silam, ibunda Alfan mulai menitipkan 2 kakak kandungnya, Fatir dan Fatan di Panti Asuhan Suara Hati, dan kemudian saat usianya beranjak 5 tahun, siAlfan pun mengikuti kedua kakaknya menjadi anak asuh yang tinggal di Asrama PASH.
Kedatangan Alfan di asrama PASH disambut gembira oleh seluruh anak- anak asuhPASH, mereka yang notabene usianya lebih tua dari Alfan merasa mendapatkan adik baru, mereka bahu membahu menjaga dan membimbing si kecil. Alfan sendiri pun merasa senang tinggal di PASH, ia pun bisa belajar dan berlatih lebih banyak tentang kemandirian dan persaudaraan.

Sempat masih terasa asing dan sering menyendiri saat pertamakali tiba di asrama,  namun sambutan hangat saudara- saudara barunya di asrama akhirnya membuat ia merasa nyaman dan mulai terbiasa. Alfan pun tampak semangat belajar di sekolah maupun di asrama. Semoga cita- citanya menjadi seorang dokter kelak bisa terwujud. Aamiin. Semangat terus ya Nak…! (ssaf)

Kakak Adik yang Optimis Menatap Masa Depan.

Kakak Adik yang Optimis 
Menatap Masa Depan.

Tiap kali datang ke kantor untuk mengambil dana subsidi uang saku sekolah dikantor YSH, dua anak ini selalu berdua, ya mereka adalah Andre Eko Prabowo dan Wulan Dwi Febriyanti, kakak Beradik yang telah ditinggal ibundanya menghadap sang khalik sejak 6 tahun yang lalu.
“kalau punya uang disisihkan untuk bayar sekolah”, pesan sang bunda yang selalu diingat oleh Andre dan Wulan. Hal ini menjadi motivasi bagimereka untuk terus berusaha belajar dan bekerja keras.
Walaupun telah ditinggal ibu tercinta untuk selamanya.
Namun semangat mereka untuk tetap sekolah dan belajar akan akan tetap terus ada. Hal ini karena  
Mereka memiliki motivasi yang sangat  tinggi, terlebih jika sekolah tidak mereka jadikan beban untuk meraih cita – cita, bahkan “happy saja dalam menjalani rutinitas disekolah”, tegas Andre.
Jurusan Multimedia kelas IIX SMK Wijaya adalah tempat Andre menempuh pelajaran saat ini.
Walaupun sebenarnya itu bukan jurusan yang di inginkan namun dia akan tetap bersungguh – sungguh
Dalam belajar demi masa depannya. Selepas lulus SMK Andre memang berkeinginan segera langsung mencari pekerjaan, dia ingin sekali bisa membantu sang ayah, supaya dapat meringankan bebannya.
Lain dengan Wulan, dengan cita-cita inginmenjadi Guru Bahasa Indonesia, dia ternyata juga punya kegemaran jalan – jalan, supaya hidup ini terasa happy  juga katanya. Namun tetap tidak melupakan belajar tentunya, karena harapan masa Depan lebih penting untuk diraih saat ini.

“Alhamdulillah bisa membantu keuangan”, ucap Andre dan Wulan.mereka mengaku sungguh merasa bersyukur sekali dengan adanya program subsidi pendidikan YSH. Dengan hati yang tulus, mereka berdoa semoga semua Program/Kegiatan YSH lancar selamanya. (aag)

Profil Anak Asuh


Kakak Sekaligus Ibu
            Bangun pagi lalu menyiapkan sarapan dan juga keperluan sekolah untuk adik – adiknya, itulah kegiatan harian yang sudah biasa di lakukan oleh Mua semenjak ibunya meninggal. Siti Muarofah, nama lengkapnya, lahir di Sidoarjo, 13 Januari 1995. Anak ke- dua dari empat bersaudara pasangan buah hati dari Bapak Mustofa dan Ibu Siti Fatimah (almh) ini tergolong sebagai anak yang tegar dan sabar.
            Memiliki hobi memasak ternyata sangat membantu, ungkapnya. Ya, semenjak ibunya meninggal ia harus mengambil peran sebagai ibu untuk mengurus adik – adiknya dari bangun tidur hingga tidur lagi. Seorang kakak sekaligus juga sebagai ibu bagi adik – adiknya, itulah yang di rasakannya selama dua tahun terakhir ini. Terlihat sekali begitu manjanya sang adik di pelukan kakaknya saat ia diwawancarai.
            Ketika ditanya tentang sosok seorang ibu bagi Mua, ia langsung menangis dan terdiam seperti mengenang. Bagi saya sosok ibu adalah seperti seorang teman dan juga orang tua yang perkasa, ibu meninggalkan kami begitu cepat,” tegasnya. Serangan jantunglah yang mengantarkan ibunya berpulang memenuhi panggilan sang khaliq.
            Mua  yang meneruskan pendidikannya di SMA YPM 2 Sukodono ini bercita – cita ingin menjadi seorang Guru IPA, walaupun bapaknya adalah seorang pekerja serabutan yang belum jelas pendapatan tiap harinya. “Allah memang maha adil walaupun hidup sederhana tapi kami tetap merasa cukup karena kami selalu mensyukuri apa yang Allah berikan kepada kami”, ungkapnya . Akan tetapi harapan yang paling besar baginya adalah ingin menghantarkan adik – adiknya menjadi generasi bangsa yang membanggakan, dengan cara menjadi seorang ibu yang baik , sabar dan tegas bagi adik – adik yang disayanginya.
            Allah maha kaya lagi maha perkasa. Semoga di Bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan ini bisa menjadi pintu taubat dan juga dikabulkannya permohonan kita. Dan Mua yakin Allah akan mengabulkan semua keinginannya. Amin. (ita)